Monitoring Kegiatan PTM Terbatas oleh Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
Penerapan Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) selama hampir 2 tahun ini, banyak memberikan efek baik negatif maupun tidak sedikit juga efek positifnya. Pemberian vaksinasi bagi Tenaga Pendidik dan Kependidikan mendorong untuk segara dapat dilaksanakannya Pertemuan Tatap Muka (PTM) terbatas.
Selama ini, sejak Maret 2020, Pemerintah memberlakukan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) guna menekan angka penyebaran Covid-19. Selama penerapan PJJ, ditemukan berbagai dampak negatif terhadap Peserta didik. Melalui vaksinasi kepada Tenaga Pendidika dan Kependidikan serta Vaksinasi Remaja, pemerintah telah bersiap untuk membuka kembali sekolah dengan melaksanakan Pembelajaran Tata Muka (PTM) terbatas.

Pada 24 Februari 2021, pemerintah mulai menjalankan program vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan. Untuk mewujudkan Pembelajaran tatap Muka, pemerintah menargetkan bahwa pada akhir Juni 2021, sejumlah lima juta tenaga pendidik dan kependidikan telah selesai divaksin Covid-19.
Alhamdulillahirobbil'alamin, SMK Negeri 30 merupakan salah satu sekolah yang melaksanakan PTM terbatas dimualai awal September 2021 ini,

Pelaksanakan PTM terbatas di SMK Negeri 30 Jakarta, tentunya dengan menerapkan Protokol kesehatan yang ketat, dan pada kesempatan PTM kali ini Sekolah kami mendapatkan Monitoring Kegiatan PTM Terbatas oleh Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Bapak Diding Wahyudin, SPd, M.Si


Artikel Terkait
Sinergi Cetak Lulusan Unggul: SMKN 30 Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama (MoU) dengan Institut Pariwisata Trisakti
Senin, 05 Februari 2024
Tangguh! Tim PMR SMKN 30 Raih Juara Bina 2 di Ajang Bergengsi SMA 70 Jakarta
Sabtu, 03 Februari 2024